KESISWAAN

PERPUSTAKAAN INFORMASI DAN LITERASI SEKOLAH (PINTERS) SMA ISLAM ALMAARIF SINGOSARI SUDAH TERAKREDITASI A

Setelah melalui perjuangan yang melelahkan, dan penantian yang panjang, Perpustakaan Informasi dan
Literasi Sekolah (PINTERS) SMA Islam Almaarif Singosari akhirnya mendapatkan suatu prestasi yang
membanggakan bagi sekolah. Keberhasilan itu berupa raihan predikat A dalam kegiatan akreditasi
perpustakaan yang dilaksanakan pada 27 Oktober 2020 oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Kegiatan Akreditasi PINTERS SMA Islam Almaarif Singosari dimotori oleh tiga panitia inti yaitu Dian
Arifatul Faizah, S.S, Uni Sopiah, S. Pd dan Siti Aminah, M. Pd. Selain itu ada tim tambahan yang ikut
membantu dalam mensukseskan kegiatan akreditasi PINTERS SMA Islam Almaarif Singosari.
Menurut penjelasan panitia inti, kegiatan ini dipersipakan kurang lebih selama 3 bulan. Dari mulai
pertengahan Juli 2020, kegiatan untuk akreditasi PINTERS SMA Islam Almaarif Sinfgosari sudah mulai
digalakan. Tutur panitia inti, mengingat akreditasi PINTERS ini baru pertama kali dilaksanakan, maka
hampir seluruh komponen yang dibutuhkan dalam kegiatan akreditasi dirombak secara total oleh
panitia. Mulai dari pelabelan, pengkodean, pelaporan dan penataan ruangan yang bernuansa ke NU an.
PINTERS juga saat ini tidak hanya bisa diakses oleh anggota yang ada di lembaga SMA Islam Almaarif
Singosari, namun dari manapun PINTERS sudah bisa diakses dengan mudah, tinggal masuk ke website
SMA Islam Almaarif Singosari, masuk ke bagian e-library dan disana sudah muncul beberapa ebook yang
sudah bisa dibaca secara langsung. Perubahan dari akses secara offline ke online tentu dengan adanya
support dan tenaga ahli IT yang dimiliki sekolah, maka PINTERS pun sudah bisa diakses secara online
seperti saat ini. Banyak buku dan ebook yang sudah bisa dinikmati oleh pembaca, hampir ada 3000 lebih
judul buku sudah tersedia di PINTERS SMAI.
Pengurus PINTERS SMA Islam Almaarif Singosari mengucapkan banyak terimakasih kepada Ketua
Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari dan Kepala sekolah SMAI, serta semua pihak yang terlibat baik
secara langsung maupun tidak langsung yang sudah membantu dalam mensukseskan kegiatan akreditasi
PINTERS, sehingga dari dorongan semua pihak itu PINTERS saat ini sudah diakui oleh Perpustakaan
Nasional Republik Indonesia dan nilai yang didapatkan sangat memuaskan. Semoga dari raihan prestasi
ini semakin banyak pembaca yang berdatangan ke PINTERS dan layanan E-Library bisa dimanfaatkan
dengan baik.

PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW DAN PEMBACAAN 4444 SHOLAWAT THIBIL QULUB SMA ISLAM ALMAARIF SINGOSARI

 

Pada tanggal 31 Oktober 2020, SMA Islam Almaarif Singosari kembali mengadakan acara
peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang dihadiri oleh perwakilan siswa dan bapak
ibu guru serta Staf SMA Islam Almaarif Singosari. Hadir juga dalam acara tersebut ketua
Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari yaitu bapak H. Asy’ari Sarbani, S.H yang sekaligus
memberikan sambutan terkait penting anak muda saat ini untuk tetap memiliki semangat
perjuangan dalam meneruskan dakwah Rasulullah SAW. Selain itu ada pembacaan Shalawat
Thibil Qulub oleh siswa dan bapak ibu guru sebanyak 4444 kali, tujuannya agar wabah COVID-
19 yang masih berkembang hingga saat ini bisa segera mereda dan lembaga pendidikan
khususnya di SMA Islam Almaarif Singosari bisa membuka kembali kegiatan belajar mengajar
yang diikuti oleh selurus peserta didik.
Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW ini disiarkan secara langsung di chanel youtube
Smais Media miliknya SMA Islam Almaarif Singosari. Sehingga kegiatan peringatan maulid
Nabi ini bisa dinikmati dan disaksikan secara langsung oleh seluruh wali murid di rumah
masing-masing serta masyarakat umum lainnya. Peringatan maulid nabi ini di isi dengan Kajian
Keagamaan yang disampaikan langsung oleh Habib Zein Bin Abdullah Ba’abud.
Beberapa hal yang menjadi poin penting dari penyampaian Habib Zein Bin Abdullah Ba’abud
dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, diantaranya.
1. Kita harus memiliki sifat jujur dalam setiap ucapan dan perbuatan, karena ketika sifat jujur
sudah melekat dalam diri manusia maka manusia itu baik. Rumus dalam kehidupan, jika
orang jujur maka pasti akan membawa pada kebaikan, tetapi jika orang tidak jujur atau/suka
berbohong maka orang itu akan dibawa pada keburukan. Lebih baik tujuan tidak tercapai
asalkan proses dijalani dengan kejujuran, daripada tujuan tercapai namun dijalani dengan
kebohongan.
2. Jangan membeda-bedakan orang karena materi/status sosial. Jangan karena orang itu
kaya sehingga dihormati walaupun kafir, tetapi orang muslim yang miskin diremehkan. Yang
membedakan status manusia di hadapan Allah SWT bukan dari kekayaannya, kedudukan,
atau pangkatnya, tetapi yang membedakan statusnya dihadapan Allah adalah dilihat dari
ketaqwaannya.
3. Harus memiliki rasa Pemalu, sebagaiman yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Jangan mencontoh pergaulan anak muda saat ini yang tidak baik, yang merasa bangga
saat duduk atau jalan berdua dengan lawan jenis apalagi sampai mengumbar kemesraan
yang bukan muhrim di media social. Tetapi harus memiliki rasa malu yang melekat pada diri
sendiri, karena dengan malu akan terhindar dari perbuatan jinah dan juga pergaulan bebas
yang saat ini bnyak melanda para remaja.
Ketiga poin itu merupakan bekal untuk peserta didik SMA Islam Almaarif Singosari agar
bisa terus meneladani budi pekerti Nabi Muhammad SAW dan diaplikasikan dalam
kehidupan sehari-hari, sehingga bisa menunjukan pada masyarakat bahwa peserta
didik SMA Islam Almaarif Singosari ucapan dan tindakannya semuanya dilandasi
dengan al-quran.

MENGOBARKAN KEMBALI SEMANGAT JIWA SANTRI DI MASA PANDEMI

 

WhatsApp Image 2020-10-22 at 10.38.15

Semenjak ditetapkannya Hari Santri Nasional yang tertuang dalam Keputusan Presiden nomor 22
tahun 2015, maka setiap tanggal 22 Oktober selalu diperingati sebagai Hari Santri Nasional (HSN).
SMA Islam Almaarif Singosari, yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Almaarif (YPA),
biasanya peringatan HSN ini selalu dimeriahkan dengan beberapa kegiatan, misalnya semua unit
pendidikan di bawah naungan YPA harus mengikuti upacara HSN yang diadakan oleh YPA,
pembagian kupon hadiah, dan pengajian umum. Namun ditahun 2020 ini, peringatan HSN tidak bisa
dimeriahkan seperti tahun sebelumnya, mengingat kondisi di Indonesia saat ini masih belum terbebas
dari pandemi COVID-19.
Mengingat saat ini tidak bisa mengadakan kegiatan yang bisa mengumpulkan masa, dan berawal dari
tema HSN di tahun 2020 yang diusung oleh pemerintah Indonesia yaitu “Santri Sehat Indonesia Kuat”
maka SMA Islam Almaarif Singosari menekankan kepada peserta didiknya agar peringatan HSN di
tahun 2020 dijadikan sebagai momentum untuk mengobarkan kembali semangat jiwa santri dimasa
pandemi.
Santri yang dimaksud oleh SMA Islam Almaarif Singosari, bukanlah peserta didik yang hanya tinggal
di pondok pesantren, namun setiap peserta didik yang memiliki sopan santun, baik terhadap guru atau
sesamanya, maka disebut sebagai santri. Jiwa santri yang sebenarnya sebagai mana yang diungkapkan
oleh Gus Mus ialah, bahwa yang disebut santri buka yang mondok saja tetapi siapapun yang ber-akhlak
santri, yang tawaddu' kepada Gusti Allah, Tawaddu' kepada orang alim, maka namanya santri.
SMA Islam Almaarif Singosari sendiri, maju dan berkembangnya seperti saat ini tidak lepas dari pejuang-
pejuang para pendidik terdahulu yang berasal dari kaum santri atau pondok pesantren. Sehingga peserta
didikpun harus bisa meneladani tokoh-tokoh terdahulu yang ikut berjuang untuk memajukan bangsa dan
agama. Santri tidak hanya dituntut untuk memajukan agamanya saja, namun bangsa dan negara pun harus
ikut diperjuangkan untuk tetap makmur dan tidak dijajah kembali baik fisik atau akhlaknya.
Harapan SMA Islam Almaarif Singosari dengan adanya peringatan HSN ini setiap siswa/santri harus
menjadi garda terdepan untuk menjadi generasi yang sehat jiwa dan raganya. Tetap menjadi contoh untuk
tetap berprilaku sehat, dan menjada pola kehidupan yang sesaui dengan aturan pemerintah saat ini. Selain
sehat fisik, kesehatan psikis juga harus selalu dijaga kesuciannya. Dengan adanya jiwa/psikis yang sehat
maka akan membuat fisik yang kuat. Apapun yang menjadi rintangannya, baik ada pandemi atau tidak,
semangat untuk menjadikan Indonesia kuat dan berakhlak, serta memiliki generasi yang hebat maka
kobaran semangat jiwa kaum santri harus tetap terpancar sepanjang masa.
Tunjukkan pada dunia, bahwa kaum santri SMA Islam Almaarif Singosari bisa melewati masa
pandemi dengan tetap semangat belajar, meraih prestasi yang cemerlang, berakhlak islami dalam
ucapan dan tindakan, hormat pada guru dan sesama serta tetap ikhlas dan sabar atas ketentuan Allah
SWT yang diberikan.

MENGENANG KEMBALI G30S DI ERA GLOBALISASI DENGAN MENANAMKAN RASA NASIONALISME DAN PATRIOTISME

gspki

Setiap tanggal 30 September, masyarakat Indonesia selalu ramai dengan perbincangan isu G30S, bahkan ada yang mengkorelasikan bahwa gerakan itu dimotori oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). Namun ada juga yang mengatakan bahwa gerakan itu dipengaruhi oleh beberapa faktor, sehingga penyebutan gerakan 30 September ada yang mengatakan dengan sebutan G30S dan ada juga yang G30SPKI.

Namun saat ini kita jangan terkung-kung dalam perdebatan tersebut. Ada hal penting yang harus kita petik dengan adanya sejarah gerakan 30 September yaitu, memperkuat rasa nasionalisme dan patriotisme. Hal ini juga penting untuk di ajarkan kepada generasi milenial saat ini, bahwa dengan adanya gerakan 30 September maka dalam diri generasi  selalu tertanam rasa nasionalisme dan patriotimse, agar bangsa Indonesia dipenuhi dengan generasi yang tidak mudah terpengaruh oleh hasutan bangsa lain yang ingin memecah belah bangsa Indonesia dan memiliki jiwa kesatria yang siap membela bangsa Indonesia digarda terdepan bila mana ada yang mengusik ketenangan dan ketentraman kehidupan bangsa.

Di SMA Islam Almaarif sendiri, penanaman rasa nasionalisme dan patriotisme dituangkan dalam kegiatan belajar mengajar, seperti bapak ibu guru berbaris di depan pintu masuk sekolah menyambut kedatangan siswa siswinya. Hal ini untuk mengajarkan saling menghormati antara sesame warga sekolah dan menerapkan sopan santun yang baik dalam berbicara maupun bertingkah laku. Ada suruhan untuk membaca alquran ketika siswa terlambat datang atau tidak memakai seragam/atribut yang telah ditentukan oleh sekolah.

Selain itu, ada kewajiban mengikuti upacara bendera dan hari santri untuk semua siswa. Tujuannya agar siswa bisa meneladani dan mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang dan mengorbankan dirinya untuk kemerdekaan bangsa Indonesia. Sehingga dalam setiap diri siswa memiliki sikap tangguh, pantang menyerah dalam memajukan bangsa dan agama.

Jadi dengan adanya gerakan 30 September ini, bukan ajang untuk saling memusuhi satu sama lain, atau menyalahkan kelompok dan golongan tertentu, namun lebih kepada bagaimana agar generasi saat ini bisa memiliki rasa nasionalisme dan patriotisme agar bangsa Indonesia ini tetap kokoh dan jaya serta sikap dan perilaku kehidupan berbangsa dan bernegaranya selalu mencerminkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. (9/20-Uj)

SMA ISLAM ALMAARIF SINGOSARI MENJADI MITRA DALAM KEGIATAN KULIAH PRAKTEK LAPANGAN (KPL) UNIVERSITAS NEGERI MALANG

PKL 2020 Gel 1

 

Pada tahun pelajaran 2020/2021, SMA Islam Almaarif Singosari kembali melakukan kerjasama dengan Universitas Negeri Malang (UM) untuk menjadi mitra kerja dalam kegiatan Kuliah Praktik Lapangan (KPL) yang diisi oleh mahasiswa tingkat akhir. Jalinan kerjasama ini tentunya merupakan suatu hal yang istimewa bagi SMA Islam Almaarif Singosari, karena dengan kerjasama untuk menyelenggarakan KPL ini, SMA Islam Almaarif Singosari bisa menyerap model pembelajaran baru dari kampus Universitas Negeri Malang yang dibawa oleh mahasiswa peserta KPL.
Kegiatan KPL ini dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dimulai sejak 10 Agustus 2020, dan gelombang kedua 21 September 2020. Penerimaan ini diresmikan secara langsung oleh kepala sekolah dan dihadiri oleh jajaran pimpinan SMA Islam Almaarif Singosari.
Harapan SMA Islam Almaarif Singosari, dengan adanya KPL ini siswa-siswi semakin mudah menyerap informasi ilmu pengetahuan, dan memiliki semangat dan motivasi tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi setelah lulus nanti. Selain itu, mahasiswa peserta KPL bisa memadukan model pembelajaran di SMA Islam Almaarif Singosari, dengan model pembelajaran yang sudah dipelajari di Universitas Negeri malang. Sehingga kedepannya bisa ditemukan model pembelajaran yang lebih sempurna dan mudah diterima oleh siswa-siswi SMA Islam Almaarif Singosari.

SISWA SISWI SMA ISLAM ALMAARIF SINGOSARI KEMBALI MENGHARUMKAN NAMA SEKOLAH DITENGAH-TENGAH WABAH COVID-19 MELANDA

{"autoplay":"true","autoplay_speed":3000,"speed":300,"arrows":"true","dots":"true"}

Pada kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2020 Kabupaten Malang, nama SMA Islam Almaarif Singosari kembali diharumkan oleh siswa siswinya. Pada ajang FLS2N SMA Islam Almaarif Singosari menyabet 2 gelar juara, yaitu juara 2 Komik Digital yang diraih oleh Fifi Novitasari dari kelas XI IIS 3 dan juara 3 Desain Poster yang diraih oleh Mirza Nahrul Ulum dari kelas XI IBB. Hal ini menunjukan bahwa kualitas siswa-siswi SMAI walaupun pada masa pandemic seperti saat ini tidak menjadi kendala berarti untuk menunjukan dirinya bahwa masih bisa berprestasi walaupun berada dalam masa pandemic.
Read More »

SOSIALISASI PROGRAM SEKOLAH SMA ISLAM ALMAARIF SINGOSARI TAHUN PELAJARAN 2020/2021

{"autoplay":"true","autoplay_speed":3000,"speed":300,"arrows":"true","dots":"true"}

Sebelum dimualainya kegiatan pembelajaran di tahun ajaran 2020/2021, Kepala SMA Islam Almaarif Singosari kembali mensosialisasikan program sekolah kepada guru dan staf SMA Islam Almaarif Singosari. Pada kegiatan ini, Kepala SMAI menekankan bahwa ditahun ajaran 2020/2021, sekolah lebih fokus pada kegiatan yang bisa membuat peserta didik semakin berkualitas baik IPTAQ dan IMPTEQ nya. Program sekolah yang ditawarkan pun lebih banyak mengedepankan kenyamanan dan keamanan peserta didik serta optimalisasi pembelajaran serta fasilitas penunjangnya agar peserta didik tetap mendapatkan pembelajaran yang optimal walaupun masih dilanda dengan wabah COVID-19.

Selain itu ada wadah untuk bapak ibu guru agar bisa lebih berkreasi dan mempublikasikan hasil karya pembelajarannya melalui media social SMA Islam Almaarif Singosari. Hal ini sesuai dengan tuntutan zaman pada saat ini yang mengharuskan semua aspek kegiatan pembelajaran untuk bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi sebagai sarana untuk mengoptimalisasikan kegiatan belajar mengajar di SMA Islam Almaarif Singosari.

Pada tahun ini juga, SMA Islam Almaarif Singosari masih memprogramkan dua kegiatan unggulan yaitu program BBQ Tahfidz yang menjalin kerjasama dengan PIQ Singosari dan PRODISTIK yang bekerjasama dengan ITS Surabaya. Program unggulan ini diharapkan menjadi penopang SMAI agar semakin maju dan bisa dirasakan kemanfaatannya baik oleh peserta didik sendiri ataupun masyarakat sekitar.

Kepala SMA Islam Almaarif Singosari juga memberikan himbauan kepada bapak ibu guru agar bisa saling bahu membahu dan bekerjasama untuk mensukseskan program sekolah yang ditawarkan pada tahun ini, dan semoga SMAI semakin memandirikan peserta didiknya dalam berkreasi, Aswaja dalam model ibadahnya, Jujur dalam bertindak, dan Unggul dalam kualitas dan kwantitas keilmuannya, sehingga tetap bisa eksis dan berkreasi walaupun sedang dilanda wabah pandemic yang tidak kunjung reda.

SANTUNAN 10 MUHARRAM 1442 H DAN DO’A BERSAMA SMA ISLAM ALMAARIF SINGOSARI

{"autoplay":"true","autoplay_speed":3000,"speed":300,"arrows":"true","dots":"true"}

 

Pada peringatan 10 Muharram di tahun 2020, SMA Islam Almaarif Singosari kembali menyelenggarakan kegiatan santunan sebagai bentuk perhatian dan memuliakan anak yatim. Kegiatan santunan tahun ini berbeda dengan kegiatan santunan tahun sebelumnya. Biasanya pemberian santunan ini mengundang beberapa anak yatim di panti asuhan yang berada di sekitar wilayah Singosari malang, namun di tahun ini santunan diperuntukan kepada siswa siswi SMA Islam Almaarif, yang statusnya sebagai anak yatim dan memiliki semangat belajar yang tinggi di SMAI.

Harapan kepala sekolah pada saat sambutannya yaitu agar semua siswa-siswi yang mendapat santunan,  tetap semangat dalam menggapai cita-cita, jangan pernah menyalahkan keadaan, dan permasalahan biaya pendidikan jangan dijadikan beban utama dalam menggapai kesuksesan. Selama ada niat dan kemauan maka apapun impiannya pasti akan tercapai. Sekolah SMAI pun akan terus memperhatikan siswa siswi yang berstatus anak yatim agar bisa menyelesaikan pendidikannya sebagai mana mestinya.

Kegiatan santunan ini dihadiri oleh komite sekolah, jajaran pimpinan dan bapak ibu guru yang mengajar di SMA Islam Almaarif Singosari, walaupun di masa pandemic seperti ini SMAI masih berusaha agar selalu bisa memberikan yang terbaik kepada siswa siswinya terutama anak yatim.

Kegiatan 10 Muharram ini juga diisi dengan pembacaan do’a dan buka bersama yang dilakukan oleh bapak ibu guru. Harapannya dengan adanya kegiatan santunan dan do’a bersama ini, SMA Islam Almaarif Singosari semakin maju dan diberikan kelancaran dan keberkahan disetiap program yang ditawarkan oleh sekolah.